التوبة
9. At-Taubah
Pengampunan
The Repentance
التوبة BAHASA
التوبة ENGLISH
Sūrat Al-Tawbah (Arabic: سورة التوبة‎, "The Repentance"), also known as al-Barā'ah ("The Repudiation"),is the ninth chapter of the Qur'an. It contains 129 verses and is one of the last Medinan chapters. It is the only sūrah of the Qur'an that does not begin with the basmala. This sūrah was revealed at the time of the Battle of Tabuk. Verse 37 documents the prohibition of nasīʾ, the calculation of intercalation for the lunar calendar by the priests of the Banu Kinanah tribe of the Quraysh. This prohibition was repeated by Muhammad during the Farewell Sermon on Mount Arafat, which was delivered during the Farewell Pilgrimage to Mecca on 9 Dhu al-Hijjah 10 AH. According to Zayd ibn Thabit, when the Qu'ran was first being compiled, he found the last verses of this sūrah in the possession of Abu'l-Khuzayma al-Ansari and no one else. In another account, Ubay ibn Ka'b informed Zayd that the Prophet taught him the end of this sūrah and recited the same verses. Some, like Ibn Hazm, suggested that Abu Khuzayma was the only one to have the last verses in written form, as Zayd and others had memorized them
Surah At-Taubah (Arab: التوبة , at-Tawbah, "Pengampunan"‎) adalah surah ke-9 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat. Dinamakan At-Taubah yang berarti "Pengampunan" karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini. Dinamakan juga dengan Bara'ah yang berarti berlepas diri.Berlepas diri disini maksudnya adalah pernyataan pemutusan perhubungan, disebabkan sebagian besar pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin. Berbeda dengan surah-surah yang lain maka pada permulaan surat ini tidak terdapat ucapan basmalah, karena surah ini adalah pernyataan perang dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernapaskan perdamaian dan cinta kasih Allah. Surah ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad S.A.W kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H. Pengumuman ini disampaikan oleh Ali bin Abi Thalib pada musim haji tahun itu juga.